anda menjelaskan bahwa Kandungan daun jambu biji adalah senyawa tanin 9-12% nah sedangkan pada jurnal yang saya temui dengan judul Analisis Laju Korosi Baja St37 dengan Inhibitor Ekstrak Daun Jambu Biji dalam Medium Korosif HCl 3% pada Suhu 80°C dan 100°C ini mengatakan bahwa kandungan senyawa tanin pada daun jambu biji terdapat 13%, nah mengapa terjadi perbedaan jumlah banyaknya hasil kandungan yang ditemukan dengan rentang persen dari yang anda jelaskan ?
Karena pada masing masing daun memiliki jumlah kandungan yang berbeda beda setiap gennya , oleh sebab itu sangat memungkinkan hal tersebut dapat terjadi ada daun yang memiliki banyak kandungan senyawa tanin dan ada juga daun yang memiliki sedikit saja kandungan taninnya walaupun jenisnya sama
Dari video anda dan juga pertanyaan teman diatas mengenai perbedaan yang ditemui lada hasil kandungan tanin pada jambu biji dengan perbandingan jurnal yang ditemuinya, apakah ada dampak yang akan terjadi terhadap perbedaan tersebut?
anda menjelaskan bahwa Kandungan daun jambu biji adalah senyawa tanin 9-12% nah sedangkan pada jurnal yang saya temui dengan judul Analisis Laju Korosi Baja St37 dengan Inhibitor Ekstrak Daun Jambu Biji dalam Medium Korosif HCl 3% pada Suhu 80°C dan 100°C ini mengatakan bahwa kandungan senyawa tanin pada daun jambu biji terdapat 13%, nah mengapa terjadi perbedaan jumlah banyaknya hasil kandungan yang ditemukan dengan rentang persen dari yang anda jelaskan ?
BalasHapusKarena pada masing masing daun memiliki jumlah kandungan yang berbeda beda setiap gennya , oleh sebab itu sangat memungkinkan hal tersebut dapat terjadi ada daun yang memiliki banyak kandungan senyawa tanin dan ada juga daun yang memiliki sedikit saja kandungan taninnya walaupun jenisnya sama
HapusDari video anda dan juga pertanyaan teman diatas mengenai perbedaan yang ditemui lada hasil kandungan tanin pada jambu biji dengan perbandingan jurnal yang ditemuinya, apakah ada dampak yang akan terjadi terhadap perbedaan tersebut?
BalasHapus